PA 080306, “What Drives you?” (Part 1)

March 12, 2008 at 10:51 am 1 comment

“What drives you? atau “Apa yang menggerakkan kehidupan Anda?”, dibawakan dalam dua sessi pertemuan oleh kak Yohanes Budhi, M.Th.
Part 1: Krisis, Kehausan dan Anugerah!

  1. Pengenalan
  2. Kehidupan yang digerakkan oleh dorongan: (a) krisis, (b) kebutuhan
  3. Kehidupan yang digerakkan oleh Anugerah

Pengenalan siklus kehidupan digambarkan oleh kak Budhi dengan menyampaikan syair William Shakespeare yang berjudul “As You Like It“. Dunia ini panggung sandiwara dan baik pria dan wanita hanyalah sekedar para pemain yang bergiliran ke luar dan bergiliran masuk;

Dan satu pria pada masanya memainkan banyak peran, yang terdiri dari 7 babak:

  1. Sebagai bayi; menangis lemah dan muntah di pelukan inangnya
  2. Sebagai anak sekolah; merengek dengan tas dan wajah mudanya yang cerah, merayap lamban bagaikan siput enggan ke sekolah.
  3. Sebagai kekasih; mendesah seperti api pembakaran, dengan lagu sendu di bibir yang membuat penasaran.
  4. Sebagai prajurit; sarat dengan sumpah aneh, berkumis bak macan kumbang, siaga membela kehormatan, mendadak dan cepat dalam tempur, mencari nama besar bagaikan pahlawan, bahkan di mulut meriam.
  5. Sebagai orang arif; berperut buncit, dibungkus busana apik, sinar mata tajam, janggut dipangkas rapi, sarat nasihat bijak dan pandangan modern.
  6. Sebagai lelaki tua; tua dan kurus, bersandal, berkacamata di hidung, dan berkantung uang saku di sisi. Celana dari masa mudanya terawat baik tapi terlalu longgar untuk pahanya yang menyusut. Suara mantap laki-lakinya berubah menjadi lengkingan kekanak-kanakan, terengah dan bersuit setiap kali ia bicara.
  7. Sebagai anak-anak lagi; kekanak-kanakan lagi dan mulai pikun, tanpa gigi, tanpa penglihatan, tanpa rasa, dan akhirnya… tanpa segala-galanya.

Apakah ada yang salah dalam hidup ini?

Pikirkanlah:

Apakah yang menjadi daya penggerak di dalam kehidupan Anda?” dan, “Apakah hidup Anda bergulir begitu saja, tergilas dalam aktivitas tanpa arti?

Kehidupan yang digerakkan oleh KRISIS

  • Lingkungan: Masyarakat yang tidak aman, saling mencurigai, dan kompetitif.
  • Kecemasan-kecemasan yang kerap menghantui, seperti: perasaan tidak berdaya, perasaan ‘sendiri’, perasaan bahwa hidup itu sedemikian kerasnya
  • Dampak dan simptom: hidup menjadi digerakkan oleh rasa bersalah, oleh kebencian dan kemarahan, dan oleh rasa takut.

Kehidupan yang digerakkan oleh KEBUTUHAN

  • Digambarkan dalam piramida Maslow, dengan urutan-urutan dari bawah ke atas sebagai berikut:
    • Physiological Needs (kebutuhan fisik)
    • Safety Needs (kebutuhan akan rasa aman)
    • Belongingness & Love Needs (kebutuhan untuk memiliki dan kebutuhan akan cinta)
    • Esteem Needs (kebutuhan untuk dihargai)
    • Need to Know & Understand (kebutuhan untuk mengetahui dan memahami)
    • Aesthetic Needs (kebutuhan estetik)
    • Self Actualization (kebutuhan akan aktualisasi diri)
    • Transcendence (kebutuhan yang transenden)
  • Digambarkan oleh Larry Crabb dalam lingkaran kebutuhan yang menggambarkan kebutuhan orang yang haus.
    • Lingkaran terluar: Kerinduan yang sederhana
    • Lingkaran tengah: Kerinduan yang kritis
    • Lingkaran dalam: Kerinduan yang sangat penting, pada tahap ini kerinduan tersebut berhubungan dengan relasi dengan Tuhan.
  • Dampak dan simptom kehidupan yang digerakkan oleh kebutuhan tergambar pada kehidupan yang digerakkan oleh materialisme dan kehidupan yang digerakkan oleh adanya pengakuan dari orang lain.
  • Sejak kejatuhan manusia dalam dosa, daya penggerak di dalam kehidupan kita sering kali bersifat:
    • berpusat pada diri sendiri
    • manipulatif

Kehidupan yang digerakkan oleh ANUGERAH

Lihat apa yang dikatakan Alkitab:

  • Efesus 2:8-10 –> Manusia diselamatkan semata-mata karena Anugerah, dan kehidupan yang mengalami anugerah penebusan memiliki tujuan yang dipersiapkan Allah.
  • I Korintus 15:9-10 –> Manusia diselamatkan bukan oleh perbuatan-perbuatannya tetapu hanya oleh kasih karunia Allah.

Sehingga dapat dikatakan bahwa seharusnyalah kehidupan yang telah ditebus digerakkan oleh kasih karunia menuju suatu tujuan mulia. (selengkapnya dibahas pada “What drives you?” (part 2)).

Sessi Tanya Jawab:

Pertanyaan:

  1. Jika kita mengetahui bahwa krisis dan kebutuhan/kehausan bukan penggerak yang benar, apakah cukup bagi kita untuk sekedar mengubah penggerak atau juga harus mengenali krisis dan kebutuhan? (Yaya)
  2. Apakah boleh saat ini hidup nge-flow aja? (Yaya)
  3. Waktu kecil kita membuat cita-cita dan rencana macam-macam. Apakah rencana kita waktu kecil akan dipakai Tuhan saat kita dewasa? atau, kita tidak boleh buat rencana bila Anugerah yang menggerakkan? (Lydia)

Pembahasan:

  1. Kita memang perlu mengenal apa yang menggerakkan kehidupan kita, dan hal ini tidak melulu salah karena merupakan sesuatu yang alamiah. Tetapi yang bersifat ‘alamiah’ inipun tidak sesempurna pada awal penciptaan sehingga kehidupan saat ini tidak sesederhana siklus alam semata. Adanya karya penebusan Kristus mengingatkan kita bahwa kehidupan memiliki tujuan.
  2. Nge-flow atau melakukan rutinitas juga tidak melulu salah, yang perlu diingat adalah agar tidak terjebak dalam kebutuhan-kebutuhan yang rendah dan berhati-hati agar tidak di-drive pada hal-hal yang manipulatif. Filsafat yang ditawarkan era post-modernisme kadang berupa rasionalitas yang terlalu banyak dan pada akhirnya membingungkan. Kita sering tidak lagi mencari ‘mana yang benar’ dan malah berpikir ’emang ada yang benar?’ atau ‘let it flow‘. Nge-flow boleh-boleh saja tetapi sadari bahwa kita diciptakan tidak untuk sekedar nge-flow aja tapi ada pekerjaan baik yang dikerjakan Allah melalui kita.
  3. Sadari motivasi kita salam merencanakan! Apa yang men-drive rencana tersebut? Tetaplah membuat rencana dengan iman dan kesadaran akan Anugerah walaupun Anda belum jelas kemana Tuhan akan arahkan hidup Anda.

Refleksi:

  • Apakah yang menjadi daya penggerak di dalam kehidupan Anda?
  • Apakah hidup Anda bergulir begitu saja, tergilas dalam aktivitas tanpa arti?

Notes:

  • Thanx buat Thera dan Daniel yang sudah mengisi ruang kesaksian
  • Sekedar info, PA kemaren pembicaranya cowok, MC-nya cowok, pemusiknya cowok, yang dateng juga banyakan cowok… hehehe… hidup cowok! Dateng lagi ya kamis ini😉

Entry filed under: Ringkasan Acara. Tags: .

PA 080228 – “Do you have the right kind of faith?”

1 Comment Add your own

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Recent Posts


%d bloggers like this: