PA 16 Mar 2006 – “Memilih (bagian 2)”

March 15, 2006 at 4:23 pm 1 comment

Memilih … memilih … memilih ….
Sepertinya gampang, tapi jadi susah kalau gak ada yang dipilih atau gak punya pedoman untuk memilih.

PA Pemuda Kamis ini akan melanjutkan pembahasan kita tentang proses memilih pasangan hidup. Kalau Pendeta Marison pada pertemuan sebelumnya sudah menjelaskan hal-hal yang sangat fundamental, maka Kamis ini kita akan membahas suatu hal yang bisa semakin melengkapi pengertian kita untuk memilih; kita akan membahas tentang “Karakter”. PA akan dilayani oleh Pendeta Titus Gunawan dari GKI Kebayoran Baru.

Jadi, tunggu apa lagi. Ayo hadiri PA ini, dan seperti biasa jangan lupa bawa Alkitab + jaket (kalau punya) …

Entry filed under: Jadwal. Tags: .

PA 9 Mar 2006 – “Review” PA 23 Mar 2006 – “Memilih (bagian 3)”

1 Comment Add your own

  • 1. Tim PA Kompa GKI KB  |  March 23, 2006 at 11:37 am

    Bagus banget …

    Pdt Titus memulai dari Kejadian 24. Beliau menekankan bahwa ketika mencari pasangan hidup, kita tidak bisa hanya puas dengan masalah seiman. Ada hal lain yang perlu kita pertimbangkan, yaitu “Karakter”.

    Karakter yang perlu kita kembangkan dan kita cari dalam pasangan hidup antara lain:

    – punya hati yang melayani (Yoh 13:1-7). Sikap ini bisa terlihat sebelum menikah (dalam masa pdkt atau pacaran), dan biasanya lebih jelas ketika sedang berkumpul dengan sahabat-sahabat (“gang”). Sikap yang “bossy” dan melecehkan biasanya akan terbawa terus meskipun sudah menikah.

    – pandangan terhadap menjaga kesucian hidup (Ibr 13:4, Rm 13:13-14). Kebiasaan-kebiasaan seks seperti “jajan”, maniak akan film-film erotis, gambar-gambar erotis, akan sangat berpengaruh pada pola pikir dalam membina suatu hubungan. Banyak masalah PIL/WIL timbul karena tidak terpenuhinya harapan2 yang mungkin muncul karena kebiasaan2 tersebut. Jadi, kita perlu pertimbangkan banget supaya hati kita tidak terluka karena masalah ini.

    – prioritas hidup (Mat 6:33). Sikap ini akan terlihat terutama ketika dalam masa-masa susah atau tertekan. Rasa tidak bersyukur akan apa yang dimiliki dan paham hidup hedonisme akan sangat berpengaruh pada pengambilan2 keputusan yang penting.

    – pengakuan terhadap Kristus (2Kor 6:14-18). Sikap ini menunjukkan seberapa jauh komitmen kita dalam mengikuti Kristus dalam mencapai suatu tujuan. Tentu akan sulit untuk membina suatu hubungan yang baik ketika terjadi konflik dalam mengambil tindakan2 untuk mencapai suatu tujuan (misal: pergi ke dukun klenik karena sakit keras yang tidak sembuh-sembuh).

    Jadi, kita diajarkan untuk membina karakter2 tersebut dan mencari karakter2 tersebut ketika mencari pacar atau pasangan hidup. Memang sih nobody’s perfect, tapi kita perlu untuk menjadi lebih baik dan tidak berkompromi / tenggelam dengan sikap-sikap yang tidak baik.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Recent Posts


%d bloggers like this: