Archive for October, 2006

PA 19 Oktober 2006 – “Perintah ke-6″

Pendeta Gladys Wee (GKI Cinere) menjadi pelayan firman di PA ini. Beliau memulai dengan membagi jemaat muda menjadi dua grup yang bertentangan sekitar isu-isu tentang “membunuh”. Topik-topik yang dibahas adalah hukuman mati, eutanasia, aborsi, dan bunuh diri.

Pendeta Gladys juga menjelaskan tentang makna larangan membunuh (Mat 5:21-22, 1Yoh 3:15):

  • menekankan kekejian di mata Tuhan.
  • menghargai kehidupan.

Add comment October 28, 2006

PA 12 Oktober 2006 – “Perintah ke-5″

Masalah moral atau masalah hukum? Itulah hal yang dibahas di PA Pemuda Kamis ini tentang menghormati orang tua. Pendeta Tumpal Tobing dari GKI Pondok Indah menjadi pelayan firman di PA ini.

Dalam konteks modern, masalah menghormati orang tua lebih merupakan masalah moral. Misalnya: batas menghormati, peranan orang tua seperti gendawa, dsb. Padahal, menurut Pendeta Tumpal Tobing, dalam konteks kehidupan bangsa Israel pada saat Hukum Taurat diberitakan, perintah tersebut merupakan suatu masalah hukum. Pada saat itu, suatu tata pemerintahan sedang dibentuk (Yos 24:1, Kel 18:17-26), dan keluarga merupakan bentuk unit terkecil. Melalui perintah ke-5, bangsa Israel sedang dituntut untuk mematuhi suatu tatanan pemerintahan yang berstruktur.

Add comment October 28, 2006

Previous Posts


Recent Posts

Recent Comments

Christo on PA Pemuda’s Corner
Henny on PA Pemuda’s Schedul…
Henny on PA Pemuda’s Corner
RMS on PA Pemuda’s Schedul…
me on PA Pemuda’s Schedul…

Blogroll

Archives